Beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri Kembali Dibuka Awal Mei 2019

Metro (30/4) Dekan Fakultas Syariah dan Dakwah Institut Agama Islam Agus Salim Metro memberikan pengarahan dalam Rapat Koordinasi Ujian Akhir Semester Genap beserta Ketua Program Studi dan para Dosen untuk mempersipakan diri dan persyaratan mendaftar Program 5000 Doktor Dalam Negeri yang akan di buka awal Mei 2019 nanti.

“Kepada Para Dosen dan Seluruh Jajaran Program Studi, baik Ketua Program Studi, Sekertaris Program Studi dan Dosen tetap yang belum menempuh studi doktoral untuk mempersiapkan diri, karena tahun ini adalah tahun terakhir dari Program Kementerian Agama Republik Indonesia. Semoga banyak Dosen yang diterima dalam seleksi tahunan tersebut. Kita berharap kedepan Fakultas Syariah dan Dakwah dapat memiliki SDM yang berkualitas dan bergelar Doktor.” Sahut Dekan Fakultas Syariah dan Dakwah, H. KHoirurroji’in, Lc., M.Pd.I.

Kementerian Agama akan membuka kembali seleksi penerimaan Program Beasiswa 5000 Doktor Dalam Negeri. Pendaftaran rencananya akan dibuka pada awal Mei mendatang.

Terkait hal ini Direktorat Jendral Pendis telah menggelar Rapat Koordinator Perguruan Tinggi Penyelenggara (PTP) Beasiswa Studi di Bogor, Kamis (26/4) lalu.

“Sesuai kesepakatan dengan PTP mitra, pendaftaran rencananya akan dibuka pada 5 sampai 31 Mei 2019,” ungkap Sekretaris Ditjen Pendidikan Islam Imam Safei seperti dikutip laman resmi Kemenag.

Kementerian Agama telah menjalin kerja sama dengan 36 PTP, terdiri dari 17 PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) dan 19 PTU (Perguruan Tinggi Umun). PTP dari PTKIN antara lain: UIN Yogyakarta, UIN Sunan Ampel, UIN Bandung, dan UIN Semarang. Sedangkan PTP dari PTU antara lain: UGM, ITS, dan Universitas Padjadjaran.

Imam Safei mengatakan, acara koordinasi antara Kemenag dengan PTP Mitra sangat penting karena terkait kelancaran dan keberhasilan dari program 5000 Doktor Dalam Negeri.

“Rakor PTP Mitra ini harus dimaknai pengabdian, karena kita akan sibuk mengurusi banyak hal, mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, ujian tulis dan wawancara, pencairan anggaran, mengontrol studi agar tepat waktu, dan sampai komplain peserta penerima beasiswa,” tuturnya.

Plt. Kasubdit Ketenagaan, Mamat S Burhanuddin menilai, dari hasil evaluasi perlu motivasi khusus agar kuantitas lulusan lebih banyak.

“Sampai saat ini jumlah lulusan angkatan 2015 dan 2016 baru 25 persen. PTP perlu membuat treatment agar peserta didik cepat lulus, misalnya diadakan kelas khusus untuk penulisan disertasi atau jurnal,” imbuhnya.

Leading Sector Program Adib Abdushomad berpesan kepada para calon pendaftar agar mempersiapkan berkas secara cermat. “Berdasarkan pengalaman tahun lalu banyak pendaftar yang salah input berkas, untuk itu agar dipersiapkan lebih baik sesuai dengan juknis,” pungkasnya. 

Menurut Adib, seleksi program ini bisa diikuti oleh dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), PTKI swasta, pustakawan, laboran, ASN Ditjen Pendidikan Islam, juga dosen Pendidikan Agama Islam pada perguruan tinggi umum. Untuk mendaftar, peserta harus melakukan registrasi terlebuh dahulu melalui laman: 

PENDAFTARAN 5000 DOKTOR DALAM NEGERI KLIK DISINI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *